Judul : Yang berat buka rindu, tapi Istiqomah
Oleh : Ust. Ahmad Alwanto
Tanggal 1 November 2018
Bismillah,
Konsep tauhid dan keimanan
- Ketaatan berwujud istiqomah
- Realisasi melaksanakan perintah Allah ialah istiqomah
- QS Fushilat : 30
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
- QS Al-Ahqaf : 13
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.
Menurut Abu Bakar As-Sidiq : “yang dimaksud dengan istiqomah yaitu tidak ada perbuatan syirik. Tetap teguh bahwa Allah Rabb mereka”
Istiqomah menurut Ibnu Rajan Al-Hambali :
- Menempuh jalan yang lurus, tidak tengok kanan dan kiri
- Mengikuti keburukan dengan kebaikan karena manusia ridak sempurna
- Unttuk itu dianjurkan untuk bertaubat
Didalam HR Ahmad : “Istiqomah kalian semua, maka kamu tidak mampu”
Istiqomah untuk mentaatinya
- Akan tercipta kebaika, barangsiapa yang tidak memiliki kebaikan maka usahanya sia-sia
Istiqomah hati
- Ma’rifatullah; mengenal Allah
- Khauf; takut kepada Allah
- Roja; berharap hanya takut kepada Allah
- Menganggungkan Allah
Bila hati demikian (istiqomah) maka anggota badan akan mengikutinya. Hati adalah bagaikan Raja dan bada adalah prajuritnya. Jika ingin istiqomah, maka perbaiki “rajanya”, bila baik hatinya maka baik juga amalnya, begitu juga sebaliknya. Tidaklah benar ssorang hingga benar hatinya. Contohnya : Perang muslim seringkali menang walaupun jumlah pasukkan lebih sedikit dari pasukan orang kafir, mengapa? Karena pasukan muslim memiliki mental yang kuat dan menjag hatinya.
Tingkatan paling tinggi dalam kaitannya dengan ukhwah ialah mendahulukan saudaranya
Istiqomah dalam lisan
Ketika hati kotor maka dapat dilihat dengan tingkah lakunya dan lisannya. Akhlak bergantung pada hati, menggunakan lisan. Berdasarkan HR Tarmidzi “ya Rasul, apa yang harus saya takuti?” Rasul menjawab “yang ditakuti ialah memegang lisan”
Contoh Istiqomah
Muhammad, Ibnu Sama’ah
Aku tinggal selama 40 tahun di tempat itu dan tidak pernah luput dari takbir pertama kecuali 1 hari yaitu saat ibu ku meninggal
Tersedia juga dalam video di channel youtube kami :