MISS 10 : Lebih Dekat Denganmu

Judul : Lebih Dekat Denganmu

Tanggal : 14 Mei 2018

Oleh : Ust. Abdullah Nashir, Lc

Bismillah,

Al-Qur’an memiliki syair yang indah yang mustahil diciptakan oleh manusia sekalipun dia adalah ahli syair. Oleh karena itu, Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat dari Allah kepada Rosulullah SAW.

 

Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan secara berangsur-angsur dan perlahan-lahan. Ayat pertama diturunkan di Gua Hira oleh malaikat Jibril Al-Alaq 1.

 

Kewajiban kita kepada Al-Qur’an antara lain :

1)Mengimani Al-Qur’an

Kita harus meyakini bahwa Al-quran turun langsung dari Allah melalui malaikat Jibril dan diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

2) Membaca serta memahami ayat AL-Qur’an.

Ketika membaca Al-Qur’an, bacaan yang kita baca akan mendapatkan pahala sebesar 10x lipat/huruf

Bulan Ramadhan, bulan dimana Al-Qur’an diturunkan menjadi berlipat ganda pahalanya. Oleh karena itu dalam  bulan Ramadhan, min khatam 1x. Jangan sampai pada bulan Ramadhan tidak pernah khatam Al-Qur’an

3)  Mengamalkan isi yang ada pada Al-Qur’an.

4)  Menghafal Al-Qur’an

Bagi penghafal Al-Qur’an, maka akan diberikan mahkota kepada kedua orangtuanya serta masuk ke surga

 

“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (Al Qamar ayat 22)

 

Oleh karena itu, tidak ada kata terlambat untuk dapat menghafalkan Al-Qur’an. Mulailah mengahafal Al-Qur’an dari bacaan-bacaan yang mudah terlebih dahulu.

Apabila kewajiban-kewajiban tersebut dijalankan, maka akan mendapa syafaat  dari Allah, yang akan datang pada hari kiamat, menabung pahala yang melimpah melalui Al-Qur’an.

MISS 9 : Yang Pasti Terjadi Namun Sering Terlupa

Judul : Yang Pasti Terjadi Namun Sering Terlupa

Oleh : Ust. dr. Agung Panji

Tanggal 7 Mei 2018

Bismillah,

 

Yang Pasti Terjadi, Namun Sering Terlupakan. Apakah itu? KEMATIAN. Kematian adalah perkara yang pasti akan terjadi.

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Surat Ali ‘Imran ayat 185)

Ketika ajal telah menjemput maka; kesempatan hidup selesai dan rezekinya sudah dipenuhi. Kematian tidak datang menjemput sampai rezeki sempurna diberikan.

Ada orang yang diberi kesehatan dan umur panjang, ketika ada orang yang demikian biasanya kita merasa termotivasi untuk memperoleh umur panjang agar lama di dunia. Namun pertanyaan nya adalah apakah nasib hidup kita akan sama dengan orang tersebut? Padahal orang yang demikian tersebut sangatlah sedikit jumlahnya.

Bekal yang paling bagus, terbaik, dan mampu menolong kita ketika hari kiamat adalah bekal untuk di akhirat / ketaqwaan. Orang yang pintar itu orang yang sering mengingat kematian, karena dengan mengingat kematian orang tsb akan mempersiapkan untuk hal-hal yang penting, mempersiapkan bekal yang bisa dibawa ke akhirat.

Terdapat 2 poin penting yang dapat kita ketahui dari kematian yaitu :

  • Kematian itu memperpendek angan-angan atau cita-cita manusia -> Keinginan-keinginan yang ada di dunia itu bersifat ghaib, belum ada kepastian untuk dapat memperolehnya, oleh karena itu janganlah bercita-cita di dunia terlalu tinggi hingga menjadikan cita-cita atau keinginan tersebut sebagai tujuan hidup.

“…. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Surat Luqman ayat 34)

  • Harta yang banyak nanti akan diwariskan, kedudukan yang tinggi nanti akan digantikan -> semua tentang dunia akan kita tinggalkan ketika ajal menjemput kita.

5 Perkara Sebelum 5 Perkara Lainnya :

  1. Sehat sebelum sakit
  2. Kaya sebelum miskin
  3. Lapang sebelum sempit
  4. Muda sebelum tua
  5. Hidup sebelum mati

“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.” (Surat Al-Mu’minun ayat 99-100)

Untuk itu, hendaknya kita selalu mengingat akan datangnya kematian dengan cara :

  1. Ziarah kubur
  2. Dekat pada Allah SWT
  3. Rajin ibadah

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.” ( Surat Al-Munafiqun ayat 10-11)

Bisa juga lihat rekaman video di:

 

jangan lupa di like dan subcribe ya… :”))

.
.
.
#YangPastiTerjadiNamunSeringTerlupa
#MISSKMT
#KMT1439H
#BersamaMenujuKeshalihanPribadiDanSosial
.
.
.
Stay tune with us :
Laman resmi : kmt.ft.ugm.ac.id
Line : ixi0102z
Instagram : @kmt_ugm
Facebook : KMT FT UGM
Youtube : KMT FT UGM

KKN 6 : Terpeliharanya Jiwa Seorang Muslim

 

Judul : Terpeliharanya Jiwa Seorang Muslim

Oleh : Ust. Ahmad Alwanti

Tanggal 03 Mei 2018

Bismillah,

 

“Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi secara benar kecuali Allah, dan aku adalah utusan Allah, kecuali karena satu dari tiga perkara: orang yang pernah menikah berzina, membunuh orang lain dengan sengaja, orang yang meninggalkan agamanya, yang memisahkan diri dari jama’ah.”

Hadist tersebut merupakan hadist tentang ketetapan dalam menjaga hukum seorang muslim, berkaitan dengan nyawa manusia sehingga hadist ini menjadi sangat penting. Termasuk kedalam fiqih jinayah. Ketika seseorang sudah bersyahadat, maka dalam Islam jiwa orang tersebut terpelihara.

Penjelasan dari hadist tersebut adalah sebagai berikut:

Poin Pertama

 Orang yang Sudah Menikah  Namun Berzina

Efek orang yang sudah menikah lalu berzina tidak hanya diantara orang yang berzina (laki-laki dan perempuannya saja), tetapi akan berdampak pada  keluarganya juga, baik istri dan anak-anaknya, serta bisa merusak garis keturunan. Tindakan seperti ini termasuk kedalam tindak kejahatan kemanusiaan.

Apabila terbukti melakukan zina tersebut, maka hukumannya ialah dirajam. Dirajam adalah anggota tubuh dikubur sampai hanya kepala yang masih terlihat atau dikubur setengah badan, kemudian orang tersebut dilempari batu sampai mati.

Zina terbukti apabila:

1   Terbukti dengan pengakuan pelaku

2   Kesaksian minimal  4 orang dengan syarat melihat perbuatan zina tersebut.

3   Orang yang bersaksi bukan pembohong

Orang disebut melakukan zina apabila orang tersebut :

  1. Pelaku seorang muslim
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Melakukan sukarela tanpa paksaan (suka sama suka)

 

Poin Kedua

  1. Membunuh Orang Lain dengan Sengaja

      “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” [An-Nisa’ (4:93)]

Jadi apabila membunuh dengan secara sengaja, maka hukuman yang diterima oleh pelaku pembunuhan ialan neraka Jahannam.

Pihak dari keluarga korban bisa mengambil sikap sebagai berikut.

– Qisas (Hukuman yang setimpal, miripdengan istilah hutang  “nyawa dengan nyawa”)

– Memaafkan pelaku

– Membayar denda

 

  1. Membunuh Orang Lain dengan Niat Melukai, namun Tidak Berniat Membunuh

Apabila ada seseorang yang punya niat untuk melukai tetapi orang tersebut tidak sengaja terbunuh, maka hal tersebut termasuk kedalam pembunuhan semi sengaja.

Oleh karena itu pelaku tetap berdosa dan memiliki kewajiban membayar diyat yang berat serta kewajiban membayar kaffarat. Kaffaratnya yaitu dengan membebaskan budak muslim dan bila tidak ada, maka puasa dua bulan berturut.

 

  1. Membunuh Orang Lain dengan Tidak Sengaja

Apabila ada seseorang yang membunuh namun tidak sengaja terbunuh, maka pembunuh tidak berdosa.

*semua hukum tersebut berlaku apabila pihak yang dibunuh ialah darah terlindungi (seorang muslim)

Poin Ketiga

Orang yang Meninggalkan Agamanya, yang Memisahkan Diri dari Jama’ah

Jika seseorang yang murtad tidak mau kembali ke agama Islam maka dia diperbolehkan dibunuh/dipedang. Orang yang murtad bila ia meninggal maka jasadnya tidak dimandikan, tidak disalatkan, tidak dikuburkan di pemakaman muslim. Kemudian hartanya diharamkan untuk diwariskan.

Namun apabila orang tersebut kembali ke jalan Islam, maka hukuman yang didapat oleh orang tersebut tidak ada.

Konteks hadist ini berlaku apabila di negara tersebut sudah menetapkan peraturan/undang-undang sesuai dengan hukum Islam (khalifah).

Bisa juga lihat di channel Youtube kami :

jangan lupa di like dan subcribe ya… :”))

.
.

#TerpeliharanyaJiwaSeorangMuslim
#KKNKMT
#KMT1439H
#BersamaMenujuKeshalihanPribadiDanSosial
.
.
.
Stay tune with us :
Laman resmi : kmt.ft.ugm.ac.id
Line : ixi0102z
Instagram : @kmt_ugm
Facebook : KMT FT UGM
Youtube : KMT FT UGM

MISS 8 : SELEBRITI LANGIT

Judul : Selebriti Langit

Oleh : Ust. Arfiansyah

Tanggal 30 April 2018

Bismillah,

Uwais Al-Qarni merupakan Tabi’in yang berasal dari Yaman. Ia sangat berbakti kepada ibunya.

Ia langsung menyatakan keislamannya begitu mendengar Rasulullah yang berasal dari Mekkah, padahal ia belum pernah bertemu Rasulullah.

Usaha Menemui Rasul :

1)Memiliki ibu yang cacat dan buta.

2)Ketika Rasulullah berhijrah ke Madinah, beliau meminta izin ibunya untuk bertemu Rasul dan ibunya mengizinkan.

3)Berangkat ke Madinah melampaui Gurun Sahara kurang lebih satu bulan, keledainya mati di tengah-tengah perjalanan, lalu beliau pingsan.

4)Saat pingsan ada orang yang menolongnya memberi makan, namun kemudian hilang.

5)Sampai di Madinah, beliau tidak bertemu Rasulullah, karena sedang perang.

6)Akhirnya beliau izin pamit kembali ke Mesir karena ibunya menunggu.

Berbakti Kepada Ibu:

ØSelalu menggendong ibunya kemana-mana.

ØMengutamakan ibunya, tidak makan apabila ibunya belum makan.

ØKetika ibunya masuk Islam, ia ingin memberangkatkan ibunya naik haji.

ØBeliau memberangkatkan haji ibunya dengan terus menggendong ibunya selama haji.

ØCita-cita tertinggi beliau yaitu agar ibunya masuk surga.

 

Saat Uwais ke Madinah dan tidak bertemu Rasulullah, Rasulullah langsung tahu namanya dan bertanya kepada Aisyah “Mana Uwais?” padahal belum pernah bertemu.

Kata Rasul, “Dia adalah penghuni langit. Carilah dia di masamu, minta doa dan maaf padanya. Di tangannya ada bekas putih seperti koin.”

 

Setelah Rasul wafat, para sahabat mencari-cari Uwais, sampai Umar bin Khattab menemukannya dan meminta didoakan dan maaf. Uwais yang saat itu keberadaannya tidak disadari merasa bingung  kenapa para sahabat Rasul seperti ini. Lalu beliau diberi tahu oleh Umar mengenai ucapan Rasul.

Tetapi Uwais tidak mau tentangnya disebar-sebar, cukup Umar yang tahu. Hingga di akhir hidupnya, Uwais meninggal dalam keadaan miskin dan tidak dikenal. Tetapi banyak penduduk langit yang datang ke rumahnya sampai menguburkannya.

 

Pelajaran yang dapat dipetik :

qPerjuangan bertemu dengan Rasul

Selayaknya kita mati-matian menyempurnakan agama kita.

qPosisi orang tua itu posisi yang strategis ke-2 setelah Allah SWT

Jangan ada diantara kalian yang menyembah selain kepada Allah dan berbuat ihsan pada kedua orang tua.

qMenjaga keikhlasan hanya kepada Allah SWT

Jangan lakukan amal agar terkenal.

qPenting untuk memuliakan orang lain

Jika kita tahu posisi kita, tetapi tetap memuliakan orang yang lebih berilmu, tua, dan sholeh dari kita. Orang yang lebih berilmu tidak ada salahnya diminta untuk mengajari.

 

Bisa juga lihat rekaman video di:

jangan lupa di like dan subcribe ya… :”))

.
.
.
#SelebritiLangit
#MISSKMT
#KMT1439H
#BersamaMenujuKeshalihanPribadiDanSosial
.
.
.
Stay tune with us :
Laman resmi : kmt.ft.ugm.ac.id
Line : ixi0102z
Instagram : @kmt_ugm
Facebook : KMT FT UGM
Youtube : KMT FT UGM

KKN 5 : Singkirkan Keraguanmu

Judul : Singkirkan Keraguanmu

Oleh : Ust. Ahmad Alwanti

Tanggal 26 April 2018

Bismillah,

Hadits 11 berisi tentang kehati-hatian terhadap hal yang subhat. Isi dari hadits ini pendek tetapi mempunyai makna yang dalam. Hadits 11 diriwayatkan oleh Muhammad Al-Hasan bin Ali, cucu dari Rasulullah.

Hadits ini berbunyi,

”Tinggalkan perkara yang meragukan dan kerjakan perkara yang tidak meragukanmu.”

Hadits ini memberikan pemahaman kepada kita untuk menjaga diri dari hal yang subhat. Bagaimana seeorang menjaga diri dari perkara yang subhat disebut dengan wara.

Meninggalkan perkara yang meragukan itu:

  • Wujud komitmen pada sesuatu yang halal pada segala hal.
  • Usaha unutk berhati-hati dalam mengerjakan urusan -> menjauhi larangan dan mengerjakan perintah atau urusan yang halal.

 

Kita harus berhati-hati dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita sering mendekati hal-hal yang subhat, yang semula istiqomah untuk menghindarinya bisa terjerumus untuk meninggalkan keistiqomahannya.

 

Berikut beberapa kisah wara sahabat Nabi Muhammad menjaga diri dari subhat:

  1. Yazid bin Zuroni adalah seorang yang dapat warisan tapi beliau menolak untuk mendapat warisan itu. Beliau khawatir jika sebagian harta warisan berasal dari hal yang tidak halal.
  2. Ibrahim bin A’dho

Beliau tidak ingin diberi air zam-zam, karena beliau meragukan air zam-zam tersebut daimbil dengan cara yang tidak halal, walaupun air zam-zam itu sendiri halal.

  1. Ibnu Sirin

Beliau meninggalkan dana sisa usaha sebesar 14.000 dirham, karena meragukan hati beliau apakah harta tersebut halal atau tidak. Sehingga beliau memutuskan untuk tidak mengambil dana sisa itu.

  1. Al-Hasan bin Ali

Ketika pergi ke masjid, beliau melihat kurma yang berada di kotak sodaqoh. Beliau lalu mengambil beberapa kurma dari kotak tersebut. Akan tetapi, beliau langsung ditegur oleh Nabi Muhammad untuk tidak memakan kurma itu. Karena masih terdapat subhat pada kurma itu.

  1. As-Sauri

Beliau diminta mejadi hakim dan pernah ditawari menjadi gubernur. Tetapi beliau tidak menerima tawaran jabatan itu. Karena beliau merasa takut harta yang didapat itu subhat.

Bisa juga lihat di channel Youtube kami :

jangan lupa di like dan subcribe ya… :”))

.
.

#SingkirkanKeraguanmu
#KKNKMT
#KMT1439H
#BersamaMenujuKeshalihanPribadiDanSosial
.
.
.
Stay tune with us :
Laman resmi : kmt.ft.ugm.ac.id
Line : ixi0102z
Instagram : @kmt_ugm
Facebook : KMT FT UGM
Youtube : KMT FT UGM