Judul : Selebriti Langit

Oleh : Ust. Arfiansyah

Tanggal 30 April 2018

Bismillah,

Uwais Al-Qarni merupakan Tabi’in yang berasal dari Yaman. Ia sangat berbakti kepada ibunya.

Ia langsung menyatakan keislamannya begitu mendengar Rasulullah yang berasal dari Mekkah, padahal ia belum pernah bertemu Rasulullah.

Usaha Menemui Rasul :

1)Memiliki ibu yang cacat dan buta.

2)Ketika Rasulullah berhijrah ke Madinah, beliau meminta izin ibunya untuk bertemu Rasul dan ibunya mengizinkan.

3)Berangkat ke Madinah melampaui Gurun Sahara kurang lebih satu bulan, keledainya mati di tengah-tengah perjalanan, lalu beliau pingsan.

4)Saat pingsan ada orang yang menolongnya memberi makan, namun kemudian hilang.

5)Sampai di Madinah, beliau tidak bertemu Rasulullah, karena sedang perang.

6)Akhirnya beliau izin pamit kembali ke Mesir karena ibunya menunggu.

Berbakti Kepada Ibu:

ØSelalu menggendong ibunya kemana-mana.

ØMengutamakan ibunya, tidak makan apabila ibunya belum makan.

ØKetika ibunya masuk Islam, ia ingin memberangkatkan ibunya naik haji.

ØBeliau memberangkatkan haji ibunya dengan terus menggendong ibunya selama haji.

ØCita-cita tertinggi beliau yaitu agar ibunya masuk surga.

 

Saat Uwais ke Madinah dan tidak bertemu Rasulullah, Rasulullah langsung tahu namanya dan bertanya kepada Aisyah “Mana Uwais?” padahal belum pernah bertemu.

Kata Rasul, “Dia adalah penghuni langit. Carilah dia di masamu, minta doa dan maaf padanya. Di tangannya ada bekas putih seperti koin.”

 

Setelah Rasul wafat, para sahabat mencari-cari Uwais, sampai Umar bin Khattab menemukannya dan meminta didoakan dan maaf. Uwais yang saat itu keberadaannya tidak disadari merasa bingung  kenapa para sahabat Rasul seperti ini. Lalu beliau diberi tahu oleh Umar mengenai ucapan Rasul.

Tetapi Uwais tidak mau tentangnya disebar-sebar, cukup Umar yang tahu. Hingga di akhir hidupnya, Uwais meninggal dalam keadaan miskin dan tidak dikenal. Tetapi banyak penduduk langit yang datang ke rumahnya sampai menguburkannya.

 

Pelajaran yang dapat dipetik :

qPerjuangan bertemu dengan Rasul

Selayaknya kita mati-matian menyempurnakan agama kita.

qPosisi orang tua itu posisi yang strategis ke-2 setelah Allah SWT

Jangan ada diantara kalian yang menyembah selain kepada Allah dan berbuat ihsan pada kedua orang tua.

qMenjaga keikhlasan hanya kepada Allah SWT

Jangan lakukan amal agar terkenal.

qPenting untuk memuliakan orang lain

Jika kita tahu posisi kita, tetapi tetap memuliakan orang yang lebih berilmu, tua, dan sholeh dari kita. Orang yang lebih berilmu tidak ada salahnya diminta untuk mengajari.

 

Bisa juga lihat rekaman video di:

jangan lupa di like dan subcribe ya… :”))

.
.
.
#SelebritiLangit
#MISSKMT
#KMT1439H
#BersamaMenujuKeshalihanPribadiDanSosial
.
.
.
Stay tune with us :
Laman resmi : kmt.ft.ugm.ac.id
Line : ixi0102z
Instagram : @kmt_ugm
Facebook : KMT FT UGM
Youtube : KMT FT UGM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *