Judul : Shirah Cendekia Islam

Oleh : Ust. Yusuf Maulana

Tanggal 23 April 2018

Bismillah,

Apa saja ya Metode Ilmiah dalam Islam?

1. Metode eksperimen
Para cendekiawan muslim pada zaman dahulu luar biasa dalam menggalakkan eksperimen. Seperti yang dilakukan oleh Jabir Ibnu Hayyan, seorang ahli kimia arab yang merupakan pendiri laboratorium pertama di Damaskus.

2. Metode Aplikatif
Dalam metode aplikatif, kegagalan dalam eksperimen boleh dilakukan, tetapi kita harus tetap memperjuangkannya karena merupakan sebuah keharusan. Sebagai contoh ialah Az-Zahrawi, seorang cendekiawan muslim yang menemukan benang khusus untuk kedokteran yang masih dipakai hingga di zaman modern ini.

3. Spesifikasi Ilmiah
Spesifikasi ilmiah adalah cara muslim menerjemahkan berbagai problema ke dalam sebuah solusi. Setiap cendekiawan muslim tak hanya mempelajari satu bidang keilmuan. Sebagai contoh Ibnu Sina yang pada Umur 17 tahun sudah bisa melakukan eksperimen di bidang kedokteran dan merupakan penemu pisau bedah.

 

Contoh cendekiawan muslim yang tak kalah hebat ialah Al-Farabi, walaupun ia seorang ahli filsafat, namun beliau juga mendalami eksak dan ahli dalam bidang musik. Al-Farabi mampu memainkan segala jenis alat musik hingga memainkan nada tertentu (musik tidur, sedih, lawakan)
Selain itu, terdapat juga Imam Al-Ghazali yang sangat mementingkan sitasi dalam literatur Islam dan masih banyak lagi cendekiawan-cendekiawan Islam yang berjaya pada zamannya dan perlu dicontoh ketekunannya dalam mempelajari ilmu pengetahuan.

 

Bisa juga lihat rekaman video di:

jangan lupa di like dan subcribe ya… :”))

.
.
.
#SirahCendekiaMuslim
#MISSKMT
#KMT1439H
#BersamaMenujuKeshalihanPribadiDanSosial
.
.
.
Stay tune with us :
Laman resmi : kmt.ft.ugm.ac.id
Line : ixi0102z
Instagram : @kmt_ugm
Facebook : KMT FT UGM
Youtube : KMT FT UGM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *